T e m u k a n T e m p a t d a n M a k a n a n F a v o r i t m u !

Lobak Sumber Probiotik

Penggunaan lobak dalam masakan sepertinya tidak terlalu populer. Setauku hanya soto mie bogor dan soto bandung yang menggunakan lobak dalam sajiannya. Tetapi kalau di Jepang, hampir di setiap masakan mereka disisipi lobak. Entah karena memang mereka menggemari sayuran ini atau ada alasan lain. Yang jelas, sebuah studi penelitian mencatat bahwa jumlah kandungan bakteri Lactobacilla reuteri sama banyak dengan lactobacili pada usus orang Jepang.

Lactobacilla reuteri adalah salah satu probiotik yang terdapat pada ASI. Asupan bakteri baik atau probiotik yang ada di saluran cerna alamiah seperti lactobacillus reuteri terbukti dapat mengurangi berbagai gangguan pencernaan seperti kembung, kolik, konstipasi, dan diare. Dengan memiliki saluran cerna yang sehat, anak dapat menyerap nutrisi secara optimal dan menggunakannya untuk pertumbuhan fisik dan perkembangan otak yang optimal. Dan ternyata sayuran lobak itu merupakan sumber probiotik. Demikian penjelasan pakar gizi medik Dr. Saptawati Bordosono dr.M.Sc dalam talkshow Gut-Brain Axis : Pencernaan Sehat Awal Si Kecil Cerdas.


Dan pagi ini, semangkuk Sop Lobak sederhana menemani sarapan pagi anak-anak. Coba deh dengan resep sendiri.


Tempe Kemul


Tempe Kemul ini aslinya dari Wonosobo. Pasangan sajian Mie Ongklok.
Ciri khas tempe kemul ini adalah sentuhan kunyit di bumbu tepungnya. Juga irisan daun kucai dan daun bawang. Tetapi berangsur-angsur, daun kucai sering terganti dengan daun jeruk. Keberadaan tempe di dalamnya cukup berupa irisan tipis. Lebih mendominasi adonan tepungnya. Kalau di Purwokerto, akrab disebut mendoan.

RESEP TEMPE KEMUL 
Bahan :
* 100 gram tepung terigu
* 200 ml air (boleh diganti santan)
* 1 papan tempe, iris tipis
* Minyak goreng secukupnya

Bumbu :
* 1 batang daun kucai, iris
* 1 batang daun bawang, iris
* 1/2 sdt garam
* 1/4 kunyit bubuk (atau kunyit iris halus)

Cara Membuat :
1. Campur tepung terigu, air, daun kucai, daun bawang, garam dan bubuk kunyit. Aduk rata.
2. Masukkan potongan tempe. Goreng hingga kuning matang.
3. Sajikan dengan sambal bawang, atau cabai rawit.

Memasak Sehat Tanpa Minyak

Beberapa hari yang lalu ku mendapat undangan dari Kumpulan Emak Blogger untuk menghadiri acara Demo Masak bersama Chef Kong's dan Lock & Lock di Jakarta.
Siapa yang belum tau Chef Kong's? Aku! :) Mulai besok nonton di tivi ya.
Chef yang ternyata bernama asli Randy ini sering membawakan acara Live Cooking Demo 8-11 di MetroTV.
Sedangkan Lock & Lock siapa yang tidak tau produknya. Produsen food container berbagai wadah makan dan minum.

Nah, di acara tersebut chef yang ramah ini menyajikan tiga resep masakan. Ada Paceng (makanan khas Makassar), Ayam Cabe Ijo, dan Puding.
Ketiganya merupakan resep masakan sehat yang tidak menggunakan minyak. Resep-resepnya mudah, memasaknya pun tidak sulit. 
Untuk Paceng (resepnya mirip-mirip pancake) dan Ayam Cabe Ijo, sang chef menggunakan Lock & Lock E-Cook, yang berbahan dasar alumunium berkualitas berlapis anti lengket yang meminimalisir penggunaan minyak. Bagi yg suka memasak, ato sekedar menggoreng telur, pasti kenal dengan yg namanya wajan anti lengket. Wajan atau peralatan ini sangat membantu. Sebenarnya sih, yang paling menguntungkan karena setelah memasak dengan peralatan ini, aku jadi gampang mencucinya. 


Sekitar pertengahan tahun 2013 kemaren, Lock & Lock mengeluarkan produk anti lengket ini, namanya Lock & Lock E-cook. Peralatan anti lengket ini ada 2 macam, yaitu yang berbahan keramik dan teflon. Jenisnya pun ada banyak. Ada pan cekung yang bisa untuk menggoreng, ada juga panci bertutup.
Beruntung aku bisa membuktikan sendiri keunggulan Lock & Lock E-Cook ini. Membantu chef memasak ayam cabe ijo dengan menggunakan E-Cook yang keramik dan teflon. Keunggulan 2 alat masak ini, selain anti lengket juga anti gores. Karena berbahan dasar alumunium, panas yang dihasilkannya pun cepat dan merata.
Oiya, kenapa tidak lengket? Menurut buku yang pernah aku baca, karena teflon mengandung 2 jenis atom, karbon dan flour. Flour ini salah satu jenis atom yang tidak akan bereaksi dengan apapun setelah membentuk ikatan yang mantap dengan sebuah atom karbon. Jadi flour ini tidak akan tertarik untuk menempel pada molekul telur, daging cincang, atau sayur-sayuran. Memasak menggunakan peralatan ini bisa dengan sedikit minyak, yang sangat baik untuk kesehatan.


Sedangkan untuk menu terakhir chef Kong's membuat puding menggunakan Lock & Lock Glass. Lock & Lock Glass ini aman digunakan dalam oven dan microwave, karena terbuat dari kaca borosilikat berkualitas tinggi. Borosilikat mengandung asam borat yang tahan akan panas tinggi. Dengan demikian kaca borosilikat tahan akan perubahan suhu yang ekstrem.


Nah, tiga masakan telah dimasak, ini dia penampakannya...
Pulang dari sini, mau cari resep tumisan lain ah, dan praktekkan dengan Lock & Lock E-Cook. :)